Punya Bahu Lebar? Pakai 8 Fashion Item Ini untuk Menyamarkannya



Sebal sama bahu lebar kita? Tenang, girls! Kita bisa menyamarkan bahu lebar kita dengan fashion item yang sesuai, lho. Yuk ketahui 8 fashion item yang harus dimiliki untuk menyamarkan bahu lebar kita!


1. V-neck


popsugar.com
Atasan v-neck membuat perhatian orang ke bahu lebar kita jadi teralihkan, lho. Lebih bagus lagi kalau kita punya atasan v-neck dengan warna yang gelap.


2. Oversized top


dailymail.co.uk
Dengan atasan oversized, kita bisa membuat ilusi bahu kita yang lebih sempit. Pasangkan dengan celana yang pas di kaki kita biar penampilan seimbang.


3. Thick strap halter


garageclothing.com
Karena semua atasan dengan tali tipis bukan sahabat kita, bukan berarti kita enggak bisa memakai halter, lho. Cari saja halter dengan tali yang agak tebal biar enggak membuat perhatian orang tertuju pada bahu kita.


4. Celana bermotif


pinterest.com

Kalau kita terpaksa menggunakan atasan atau luaran yang membuat bahu kita terlihat lebar, gunakan saja celana yang bermotif, girls. Motif celana apa saja dengan warna yang cerah bisa membantu mengalihkan perhatian orang dari bahu lebar kita.


5. Skater skirt

pinterest.com
Dengan karakteristik skater skirt yang melebar, kita bisa menyeimbangkan bentuk tubuh kita. Kita bebas menggunakan skater skirt dengan warna apa saja, tetapi lebih baik kalau berwarna cerah.


6. Wrap Dress
missguidedus.com
Wrap dress punya aksen ikatan yang berada di pinggang kita, sehingga bikin pinggang jadi lebih ramping. Pinggang yang diikat oleh tali bakal bikin proporsi bahu dan pinggul jadi lebih seimbang.


7. Kimono outer

pinterest.com
Luaran kimono punya tangan yang lebar dan besar dengan garis lengan yang menjuntai bakal bikin bahu kita terlihat lebih sempit, lho. Lebih bagus lagi kalau kita memakai luaran kimono dengan warna yang gelap.


8. Kalung panjang


pinterest.com
Sama seperti v-neck, kalung yang panjang membuat ilusi bahu yang lebih sempit karena perhatian orang enggak tertuju pada bahu kita. Sebisa mungkin, cari kalung yang panjangnya sedada kita, ya.



sumber : cewekbanget.grid.id

5 Sepatu Cantik dan Stylish yang Cocok Digunakan Saat Hujan


Saat ini cuaca lagi enggak menentu banget, kadang panas, kadang hujan deras.
Untuk jaga-jaga, lebih baik kita gunakan sepatu yang anti air.
Ini 5 sepatu cantik dan stylish yang cocok digunakan saat hujan!

Ankle boots





Flat shoes





Jelly shoes





Sneakers kulit



Tennis shoes






sumber : cewekbanget.grid.id

Tips Tampil Stylish Tanpa Terbuka Ala Korean Girls




Cewek stylish pasti enggak mau ketinggalan gaya cewek Korea yang keren dengan tampilan yang enggak terbuka. Yuk, kita lihat inspirasinya...

Monochrome




Warna simple seperti hitam dan putih ala monochrome, bakal kelihatan cantik dan enggak pernah membosankan. Mumpung cuaca saat ini enggak bisa terduga, pakai atasan berlengan panjang yang bisa menghalau rasa dingin sekaligus melindungi kulit kita dari pancaran sinar matahari.


Leather



Ragu memadupadankan material kulit dalam penampilan? Atasan rajut bisa jadi pilihan buat tampilan yang lebih manis, sedangkan material denim untuk gaya yang lebih edgy.


Shorts


Enggak nyaman dengan cuaca panas? Kaus dan celana pendek enggak selalu kelihatan seksi, lho. Coba cari celana pendek midi atau celana yang panjangnya dibawah lutut kita. Padukan dengan kaus yang sedikit longgar atau outerwear biar kelihatan lebih stylish.


Ripped Jeans



Punya jeans sobek atau ripped jeans? Jangan ragu buat memakainya. Untuk menghindari kesan seksi karena aksen bolong, siasati pakai legging sebagai lapisan dalam. Padukan dengan kemeja atau kaus yang nyaman buat hangout bareng sahabat.

Blazer


Blazer bermotif maupun polos bisa bikin penampilan santai jadi lebih rapi. Jangan takut buat bereksperimen memadukannya dengan fashion items lain sesuai gaya favorit dan karakter, dengan mengutamakan kenyamanan kita saat beraktivitas, ya, girls.


Overall


Overall menarik buat kita terapkan. Gaya quircky ini cocok buat dipakai berbagai tipe bentuk tubuh selama kita bisa pintar memilih motif, warna dan material yang tepat. Untuk menghindari kesan terlalu seksi, tambahkan saja jaket varsitykesayangan dan sepatu boots supaya kelihatan rebel.


Long sleeve Shirt


Kemeja lengan panjang dengan bahan yang nyaman sekaligus menghangatkan saat musim hujan, bisa jadi pilihan untuk kita jadikan sebagai atasan maupun baju lapisan dalam. Kesan simple dan salah satu fashion item wajib buat ada dilemari kita, memang sangat diidolakan cewek-cewek Korea buat bergaya casual. Paduannya simple dan mudah, seperti rok, legging atau celana jeans.


sumber : cewekbanget.grid.id 


CASIO Standart [LTP-1303L-7BVDF]

Resep Makaroni Skotel yang Gurih dan Lezat untuk Keluarga


Makaroni skotel merupakan hidangan yang bercita rasa gurih dan lezat, serta bergizi. Ini cocok sekali jadi menu camilan untuk Anda sekeluarga, terutama anak-anak yang sering malas makan nasi. Makaroni mengandung cukup kalori sebagai sumber energi untuk anak-anak yang aktif, juga protein dari susu dan telur.
Cara membuatnya juga mudah, hanya butuh sedikit kesabaran saja dalam mengolah berbagai bahan. Penasaran bagaimana cara memasak hidangan ini, simak resep makaroni skotel yang berikut:

Bahan untuk saus
  • 4 sendok teh margarin
  • 2 sendok teh terigu serbaguna
  • 200 mili susu plain cair (susu bubuk dicairkan juga bisa)
  • Merica, pala secukupnya
  • Bahan makaroni
  • ¼ kg makaroni (rebus dan tiriskan)
  • 2 sendok minyak
  • 2 sendok margarin
  • 4 butir bawang putih, cincang
  • 1 bawang bombai ukuran kecil, cincang
  • 2 buah sosis
  • 2 daging asap lembaran
  • 1 butir telur
  • Saus tomat dan saus sambal 2 sachet
  • 100 gram keju chedar, parut
  • Gula pasir 1 sendok teh
  • Merica serta garam


Cara membuat:
  1. Untuk saus; margarin dilelehkan lalu tambahkan terigu ke dalamnya dan aduk hingga mengental, masukkan susu sambil terus diaduk. Beri bumbu garam dan merica juga pala bubuk, angkat dan sisihkan.
  2. Untuk makaroni; Tumis margarin, bawang putih, bawang bombai, dan seluruh bahan hingga wangi. Tambahkan sedikit air (2 sendok makan) agar tidak gosong.
  3. Masukkan makaroni, aduk merata. Kemudian masukkan saus, telur kocok, dan saus sambal tomat.
  4. Terakhir campur keju, gula dan garam lalu angkat dari api.
  5. Loyang aluminium olesi dengan margarin, kemudian tuang makaroni ke dalamnya. Ratakan kemudian beri taburan sisa keju parut di atasnya.
  6. Panggang dalam api besar atau suhu 200 derajat celsius. Jika sudah kecoklatan (1/4 jam) angkat
  7. Makaroni skotel siap dihidangkan




sumber : sidomi.com

Mengenal Asal-usul Nasi Kebuli yang Jadi Menu Makan Siang Raja Salman



Saat berkunjung ke Istana Bogor, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud sudah merencanakan kegiatan makan siang bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Untuk menjamu tamu kehormatan dari Timur Tengah tersebut, tentunya Presiden Jokowi beserta pihak Istana tak main-main dalam memilih menu makanan yang akan disajikan. Pada artikel sebelumnya, Darmansjah Djumala selaku Kepala Sekretariat Presiden telah menuturkan bahwa menu makan siang yang dipilih merupakan kombinasi menu Indonesia dan Arab Saudi.
Nasi kebuli, nasi mandi dan aneka menu olahan kambing jadi pilihan Istana Bogor guna memuaskan selera Raja Salman. Hmmm.. Terdengar menggiurkan. Sudah pernahkah kamu mencicipi aneka menu khas Timur Tengah tersebut?
Nasi Kebuli sendiri merupakan nasi bercitarasa gurih dan berwarna kekuningan. Makanan yang satu ini merupakan makanan asli Indonesia yang dibuat oleh warga keturunan Arab Saudi yang telah menetap di Tanah Air. Hidangan ini amat populer di kalangan masyarakat Betawi di Jakarta.
Lantas dari mana rasa gurih pada nasi kebuli didapatkan? 
Rasanya yang lezat didapat dari kaldu daging dan susu kambing yang dimasak bersama minyak samin. Nasi ditanak bersama bahan-bahan tersebut hingga aroma wanginya yang khas menguar.
Rempah lainnya yang digunakan sebagai campuran adalah bawang putih, bawang merah, cengkeh, jintan, ketumbar, pala, lada hitam, hingga kayu manis. Melihat banyaknya rempah-rempah yang digunakan, bisa kamu bayangkan betapa kaya dan gurihnya rasa yang dimiliki nasi kebuli?d
Biasanya, nasi kebuli disajikan hangat bersama potongan daging kambing goreng. Pada beberapa restoran, nasi ini juga disajikan dengan taburan kurma atau kismis. Sambal goreng ati biasanya dipilih sebagai pasangan sempurna dari makanan ini.





Selain nasi kebuli, pihak Istana juga menyuguhkan nasi mandi, menu asli Timur Tengah yang berasal dari Yaman. Didominasi dengan rasa rempah yang kuat, nasi mandi menggunakan beras Basmati yang berbentuk lebih panjang dan pipih. Saking terkenal akan citarasanya yang lezat, nasi mandi kini bisa kamu jumpai di berbagai restoran di Indonesia dan aneka belahan dunia lainnya.
Sedangkan di Madinah, Arab Saudi, menu yang satu ini dikenal dengan nama Mathbakh Mandhi. Nasi mandy biasanya menggunakan beras Basmati yang berwarna kuning atau putih. Beras ini dibumbui dengan 16 jenis rempah dan ditanak secara tradisional.
Rempah yang digunakan adalah cengkeh, kapulaga, dan bunga japaron. Bunga japaronlah yang memberikan warna kuning kecokelatan dan aroma khas pada Nasi Mandy.
Biasanya, makanan ini disajikan dengan potongan daging kambing yang super lezat. Daging kambing tersebut sebelumnya telah dibaluri dengan aneka rempah kemudian diasap selama berjam-jam di dalam sebuah tungku tradisional dengan menggunakan kayu bakar. 
Tak hanya itu, nasi mandy biasanya ditemani dengan idam, sebuah kari sayuran yang terdiri dari potongan wortel, kentang, dan terong. Menu andalan Yaman ini biasanya disajikan dalam sebuah piring besar aluminium yang mirip dengan loyang. Satu piringnya bisa disantap oleh dua hingga tiga orang.




sumber : 
kumparan.com

8 Ide Berpakaian Khas Cewek Korea; Bisa Ditiru Karena Lucu dan Sama Sekali Nggak Terbuka

Nggak bisa dipungkiri lagi, demam Korea tengah melanda dunia, khususnya di Indonesia. Banyak anak muda yang tergila-gila dengan musik dan dramanya, serta para personil sekaligus artisnya. Terlepas dari itu semua, Korea ternyata menginspirasi anak muda dalam hal fashion, lho. Gaya berpakaian a la cewek-cewek Korea yang chic dan stylish, ditambah lagi dengan postur tubuh yang mungil dan kulit bak porselen, mampu menghipnotis para penggila Korea.
Jika kamu adalah cewek-cewek yang menggemari fashion a la cewek Korea, tapi bingung bagaimana harus memadu-padankan busana, Hipwee Style bakal memberimu inspirasi gaya berpakaian a la cewek Korea untuk tampil stylish tapi tetap sopan dan nggak lebay. Yuk, langsung kepoin!

1. Warna monokrom seperti hitam dan putih nggak pernah salah karena cocok untuk segala jenis warna kulit. Korean look-nya dapet banget!


Salah satu gaya Korea yang banyak dikenal adalah penggunaan outfit berwarna hitam dan putih. Cewek Korea lebih suka mengenakan baju yang besar ketimbang baju pas badan. Kamu pun bisa mengenakan atasan blus putih gombrong yang dipadukan dengan celana jeans slimfit hitam dan sneakers untuk tampilan kasual.

2. Motif garis-garis atau stripe sedang banyak digandrungi, termasuk juga oleh para penggemar fashion Korea


Atasan bermotif garis-garis ini bisa membuatmu terlihat manis, jika dipadukan dengan kulot panjang berwarna hitam atau netral. Kamu juga bisa menambahkan coat berwarna senada dengan atasan, sepatu oxford serta aksesoris lain seperti topi atau kalung.

3. Kamu juga bisa tampil gaya dengan baju overall atau baju kodok yang sekarang banyak modifikasinya. Mau model celana sampai dress juga ada!

Jika kamu ingin terlihat berbeda dari biasanya, kamu bisa kenakan baju overall ini sebagai pilihan alternatif. Baju overall membuat penampilanmu terlihat rileks dan memberi kesan bernuansa street style. Kamu bisa pilih model celana panjang, short, hingga dress sesuai dengan style yang akan kamu tampilkan.

4. Sweater ‘gombrong’ cocok untuk dikenakan pada musim hujan seperti sekarang. Padukan dengan bawahan sesuai karaktermu, ya!


Kamu bisa memadukan sweater berukuran besar dengan rok mini atau legging sesuai dengan gaya yang bikin kamu nyaman. Pertegas gaya Koreamu dengan mengenakan sepatu, lengkap dengan kaus kakinya.

5. Desain garis leher V atau V-neck stripes yang lagi marak di Korea ini bikin lehermu terlihat lebih jenjang, lho!



Dari mulai kaus sampai gaun, model potongan leher ini bikin kamu terlihat cantik dan berkelas. Padukan dengan ankle boots dan clutch untuk menampilkan kesan formal. Jika kamu ingin tampil kasual, ganti sepatumu dengan sneakers atau sepatu sandal. Jangan lupakan juga tas selempang!

6. Untuk tampilan yang girly sekaligus sporty, gunakan rok tenis dengan berbagai pilihan warna yang berbeda


Fashion item yang satu ini biasanya dipopulerkan oleh para personil girl band. Rupanya, gaya satu ini bisa membuatmu terlihat girly sekaligus sporty. Padu padan bajunya pun mudah, kamu bisa pakai kaus oblong, kemeja atau blus.
Sepatu yang dikenakan agar cocok dan manis juga banyak, mulai dari running shoes hingga high heels. Tambahkan aksesoris seperti topi atau bandana untuk tampilan yang lebih kasual.

7. Buatmu yang nggak suka celana ketat, boyfriend jeans cocok kamu kenakan saat ingin berpenampilan kasual


Bergaya tertutup dengan celana boyfriend jeans cocok untuk pecinta casual style. Padukan dengan kaus warna putih untuk kesan netral tapi tetap kelihatan rapi. Untuk memaksimalkan gaya ini, kenakan tas selempang dan flat shoes atau sneakers. Kamu juga bisa menambahkan jaket bomber atau kemeja yang ukurannya nggak terlalu fit di tubuhmu.

8. Kunci agar jadi fashionable seperti cewek Korea adalah; jangan takut untuk memadu-padankan busana!


Kekuatan dan daya tarik dari gaya berpakaian cewek Korea ada pada cara memadu-padankan busana yang mereka kenakan. Nah, kamu pun bisa melakukannya, seperti tabrak warna atau tumpuk busana. Asalkan nggak berlebihan dan masih enak dilihat.
Gini nih cara tabrak warna pakaian supaya nggak kelihatan norak:
  • atasan bermotif terang, pilih bawahan polos dengan warna pastel atau gelap
  • atasan bermotif gelap, pilih bawahan polos dengan warna terang tapi nggak terlalu mencolok
  • atasan polos, pilih bawahan bermotif yang nggak teralu ramai, tapi tetap menonjol
  • atasan-atasan berwarna terang & polos cocok dipadukan dengan bawahan semi terang sampai gelap



sumber : hipwee.com

    Jenis Lampu Plafon untuk Rumah Minimalis



    RumahCom – Rumah tipe 36 atau 40 yang terkesan mungil memang membuat pemilik rumah harus cermat dalam hal memilih pernak-pernik interior. Salah satunya adalah lampu downlight atau lampu yang tergantung di bagian langit-langit ruangan.
    Banyaknya ragam variasi lampu hias di pasaran mungkin akan menggoda Anda untuk mendandani rumah sesuai keinginan. Tapi harus diingat bahwa rumah Anda memerlukan sentuhan yang simple untuk menekankan kesan minimalis.
    *Untuk mengetahui daftar perumahan baru berdesain minimalis klik di sini.
    Lampu yang ideal tentunya harus bisa memberi pencahayaan yang baik pada perabot yang ada di dalam ruangan. Nah, guna memandu Anda memilih lampu yang tepat untuk rumah yang mungil, simak beberapa rekomendasi dari Rumah.com berikut ini.


    Lampu LED Panel

    Desain lampu LED bulat dan tube light yang membuat ruangan Anda cerah tanpa membuat plafon mencolok.
    Lampu LED menjadi salah satu jenis paling populer digunakan pada interior rumah minimalis. LED panel berbentuk bulat atau tabung akan memberikan kesan cahaya yang tersembunyi. Bentuk lampu yang terkesan ‘menghilang’ ini sangat khas dengan tema minimalis.
    Karena lampu ini ditanam di dalam plafon, maka cahayanya akan memancar pada dinding, lantai, dan plafon. Kesan dramatis membuat langit-langit menjadi lega dan cocok diaplikasin pada berbagai ruangan.
    Tidak hanya satu titik, lampu LED panel umumnya dipasang hingga enam buah atau sesuai keperluan asupan cahaya yang mengelilingi ruangan

    Desain lampu LED kotak juga populer dipilih mereka yang memiliki rumah berukuran mungil.
    Selain lampu LED Roll, bentuk lampu kotak juga banyak dipilih sebagai centerpiece untuk menghias ruangan berdesain minimalis. Dengan asupan cahaya yang lebih besar, lampu kotak biasanya dipasang pada ruang tamu atau ruang keluarga. Untuk ruangan yang lebih luas, lampu jenis ini juga bisa dikombinasikan dengan lampu LED Roll.
    Pilih lampu kotak dengan nuansa warna bening atau hitam putih yang desainnya simpel agar kesan minimalis tetap terasa. Lampu centerpiece minimalis lain juga ada yang berbentuk bulat dan sedikit menonjol, namun pilihlah bentuk sesederhana mungkin yang minim ukiran dan tekstur.
    Lampu Kotak



    Desain lampu LED kotak juga populer dipilih mereka yang memiliki rumah berukuran mungil.
    Selain lampu LED Roll, bentuk lampu kotak juga banyak dipilih sebagai centerpiece untuk menghias ruangan berdesain minimalis. Dengan asupan cahaya yang lebih besar, lampu kotak biasanya dipasang pada ruang tamu atau ruang keluarga. Untuk ruangan yang lebih luas, lampu jenis ini juga bisa dikombinasikan dengan lampu LED Roll.
    Pilih lampu kotak dengan nuansa warna bening atau hitam putih yang desainnya simpel agar kesan minimalis tetap terasa. Lampu centerpiece minimalis lain juga ada yang berbentuk bulat dan sedikit menonjol, namun pilihlah bentuk sesederhana mungkin yang minim ukiran dan tekstur.
    Lampu Hias


                                                                  

    Jangan ragu bermain dengan lampu hias, karena dengan model yang simpel, lampu hias juga cocok dipasang pada plafon rumah minimalis.
    Selain lampu bernuansa recessed lighting atau pencahayaan yang tersembunyi, Anda juga bisa bermain dengan lampu hias. Pastikan plafon Anda memiliki ketinggian yang cukup, setidaknya 4 meter dari lantai ke langit-langit.
    Tujuannya, agar lampu hias yang digantung menjuntai ini tidak membuat rumah Anda terkesan sempit. Kemudian, pilih lampu gantung dengan desain yang sederhana. Sesuaikan dengan pilihan perabot yang ada di ruangan Anda.
    Sebagai inspirasi Anda bisa mencontek lampu gantung berbentuk geometris atau chandelier minimalis dengan bohlam bulat di sekitarnya.
    Foto: Pexels


    sumber : rumah.com

    Ini Alasan Mengapa Memilih Sepatu Gunung Sama Sulitnya Dengan Mencari Pacar


    Awalnya, saya memilih sepatu gunung hanya berdasar keren atau tidaknya. Hal yang salah, karena memilih sepatu gunung ternyata tak boleh sembarangan.

    Foto oleh Acen
    “Sepatu gunungmu, merk apa?” tanya seorang teman melihat sepatu gunung yang saya kenakan ini.
    “Hi-Tech V kalau nggak salah, lupa versi persisnya,” jawab saya.
    “Enak nggak dipakainya?” tanya teman saya lagi.
    “Hmm… cukup enak  dipakai, tapi agak lumayan berat, tapi… sudah waterproof lho…” jawab saya.
    Sekilas cuplikan pembicaraan antara 2 orang pendaki yang – saat itu- tak cukup paham tentang sepatu gunung.
    Jenis sepatu gunung sangat beragam. Saat awal menekuni hobi mendaki gunung, saya kurang paham profil dari masing-masing jenis sepatu gunung, hingga akhirnya saya memutuskan untuk memilih sepatu gunung yang terlihat tangguh, tebal, dan anti air, tanpa memikirkan efek sampingnya ketika digunakan.

    Kenyamanan adalah kunci

    Saya memakai salah satu varian dari merk Hi-Tech. Saya beli karena saat itu saya akan mendaki Gunung Rinjani. Setelah bertanya kepada orang yang lebih mengerti, saya akhirnya membeli sepatu ini dengan alasan terlihat tangguh dan anti air.
    Saat mendaki Gunung Rinjani, sepatu ini cukup nyaman dipakai, bantalan sepatunya juga cukup nyaman sehingga sewaktu memijak tanah dan bebatuan di Rinjani tak terasa apa-apa.
    Namun, hal yang tidak sukai dari sepatu ini adalah tali sepatunya sering sekali lepas. Padahal saya sudah mengikat tali sepatunya cukup kencang dan juga sering sekali saya selipkan di dalam ikatan tali sepatu, tetapi tetap saja selalu terlepas. Sepatu ini juga cukup berat, sehingga terkadang membuat perjalanan saya kurang nyaman.
    Bagian telapaknya terlalu keras, saat saya menginjak bebatuan, terutama bebatuan basah, saya sering sekali terpeleset.
    Tambahan lagi, saya memilih ukuran sepatu yang terlalu pas di kaki.
    Saat menuruni Senaru, rasanya saya ingin melepas jempol kaki saya saking sakitnya terkena ujung sepatu. Namun, sisi waterproof dari sepatu saya ini sangat bisa diandalkan. Saat badai dan hujan deras di pendakian Gunung Semeru 2012 silam, kaki saya adalah satu-satunya bagian tubuh saya yang kering.
    Sayangnya, saat sepatu itu saya letakkan di luar tenda saat hujan, bagian dalam sepatu saya langsung penuh dengan air. Ya, sepatu jenis ini tidak membuat air keluar dengan mudah dari dalam sepatu. Alhasil, saya basah-basahan menggunakan sepatu yang semakin berat ini.

    Hal-hal yang harus diperhatikan saat memilih sepatu gunung


    Foto oleh Acen
    Saya berpikir, sepatu seperti apa sebenarnya yang cocok untuk pendakian.
    Semakin sering saya mendaki gunung dan bertemu dengan pakar-pakar pendakian yang lebih sering mendaki dan juga lebih ahli dalam hal pendakian, saya mendapat jawaban dari pertanyaan saya.
    Ternyata, ada banyak hal yang sangat perlu diperhatikan untuk memilih sepatu gunung yang tepat sesuai dengan pola kaki dan medan pendakian diantara beragam banyaknya jenis sepatu gunung yang ada.
    Bagian-bagian yang harus diperhatikan :
    • Padding engkel: bagian sepatu yang persis mengenai engkel kaki, cukup berguna untuk melindungi engkel kaki;
    • Backstray: melindungi tendon achiles belakang kaki dan melindungi jahitan sepatu bagian belakang yang memungkinkan friksi karena terkena batuan dan benda-benda keras lainnya;
    • Lidah Sepatu : berguna untuk melindungi bagian atas kaki;
    • Outsole : bagian ini yang akan bersentuhan langsung dengan bidang permukaan bumi yang akan dilalui, fungsinya adalah memberikan traksi antara kaki dan permukaan tanah, batu dan lain-lain;
    • Insole:  bersentuhan langsung dengan telapak kaki. Insole yang nyaman akan membuat kaki juga makin terasa nyaman untuk memijak.
    • Midsole : terletak antara Outsole dan Insole. Berfungsi sebagai peredam antara kaki dengan permukaan bidang yang akan dilalui;
    • Upper : bagian yang melindungi permukaan kaki termasuk bagian engkel kaki. Khusus untuk sepatu yang waterproof, bagian ini adalah yang membuat sepatu gunung menjadi anti air;
    • Rubber toe bumper : bagian terdepan dari sepatu, terletak persis di jemari kaki. Berfungsi melindungi dan meredam ujung kaki kita terhadap dampak terkena benturan batu, akar dan benda keras lain;
    Saya lebih suka membeli sepatu gunung di store peralatan pendakian dibandingkan membelinya di online shop.
    Pengalaman yang tak terlalu menyenangkan saya dapatkan saat memesan sepatu gunung di sebuah online shop. Foto produknya sangat menarik. Namun akhirnya saya kembalikan karena ukuran yang tak sesuai, insole juga ternyata tak terlalu nyaman.
    Beda jika saya membelinya di store peralatan pendaki gunung, saya dapat mencoba sepuasnya dan memilih yang cocok.

    Saran sederhana dari seorang pendaki gunung


    Foto oleh Acen
    Buat saya, sepatu gunung yang nyaman adalah tepat sesuai dengan kontur kaki dan medan gunung yang sangat bervariasi, serta memenuhi syarat-syarat:

    1. Nyaman

    Saya termasuk orang yang sangat teliti dalam memilih barang. Apalagi sepatu gunung. Ketika mencoba sepatu gunung di store peralatan pendakian gunung, yang membuat kaki saya nyaman itulah yang akan saya pilih, bukan merk ataupun brand.

    2. Besarkan satu ukuran

    Kaki saya berukuran 43. Seperti yang sudah saya ceritakan, ukuran sepatu saya sangat pas, sehingga saya terpaksa bermimpi untuk melepas jempol kaki saking sakitnya terkena ujung sepatu. Karenanya, saat membeli sepatu gunung baru, selalu saya sisakan satu ukuran lebih besar dari ukuran kaki saya. Tentu saja agar mengurangi dampak sentuhan langsung ujung kaki saya dengan sepatu agar tidak membuat saya ingin melepas jempol kaki saya lagi.

    3. Pilih sepatu yang melindungi mata kaki

    Mendaki gunung maupun menuruni gunung memerlukan pergerakan yang dinamis dan kokoh. Engkel merupakan komponen kaki yang sangat penting guna menunjang gerakan kaki yang dinamis dan kokoh tadi. Maka dari itu engkel dan mata kaki memerlukan perlindungan yang lebih pula guna meminimalisir cedera yang sangat mungkin terjadi di bagian tersebut.

    4. Waterproof

    Penting untuk melindungi kaki tetap kering saat pendakian. Saat basah, kecenderungan untuk cedera menjadi lebih besar, terlebih untuk perjalanan yang dilakukan dalam waktu berhari-hari. Kaki yang kering tentu juga bisa mengurangi resiko terkena hypotermia.

    5. Pilih outsole yang sesuai dengan permukaan lintasan

    Saya sangat memperhatikan bagian luar sepatu, terutama bagian alas. Traksi yang pas antara sepatu gunung dengan permukaan bumi, akan membuat kinerja kaki jadi lebih ringan.
    Seperti yang diketahui, medan gunung di Indonesia sangat bervariasi, mulai dari tanah datar, tanah lembek, kerikil, sampai bebatuan besar, keras, dan licin. Outsole sepatu saat ini sudah cukup bervariasi dilihat dari kekerasan sol yang dipakai, mulai dari yang soft, sedang, dan keras.
    Sol yang soft akan lebih bagus untuk melintasi bebatuan, sebaliknya, sol yang keras akan mengurangi traksi dengan permukaan yang berbatu.
    Saya cenderung memilih sol dengan tingkat kekerasan yang sedang, mengingat medan gunung-gunung di Indonesia yang merupakan kombinasi batuan yang licin, tanah yang lembek, dan juga lumut. Outsole yang bagus adalah yang terbuat dari bahan karet campuran dan memiliki pola tapak bergerigi dan pada tumit terdapat pola setengah bulat sehingga dapat ‘menggigit’ tanah.

    6. Harus cukup ringan

    Seperti yang saya keluhkan sebelumnya, sepatu yang berat membuat saya ingin membuangnya di jalur pendakian begitu saja. Sepatu gunung yang berat menguras tenaga yang lebih besar untuk digunakan.

    7. Bahan Sepatu

    Bahan sepatu yang baik, menurut saya, biasanya dapat memenuhi syarat-syarat; membuat kaki terasa lebih nyaman, dapat memperkecil risiko kulit kaki melepuh, dapat menyerap keringat yang keluar kaki, dan lebih cepat kering.
    Pembuat sepatu gunung saat ini lebih memilih menggunakan bahan sepatu yang mempunyai membran tahan air tapi tetap mempunyai rongga udara agar kaki dapat ‘bernapas’, seperti bahan Sympatex atau Gore-Tex.
    Jenis sepatu selalu dibuat dengan tujuannnya masing-masing. Ada sepatu pantofel, sepatu sneakers, sepatu sportflat shoes, dan masih banyak ragam sesuai dengan penggunaan.
    Saya sendiri pernah menggunakan sepatu sport yang outsole-nya terbuat dari bahan karet dan sangat tipis. Bagian upper-nya juga terbuat dari semacam kain. Meskipun sepatu ini diperuntukkan untuk kegiatan outdoor, saya sadar telah memilih sepatu yang buruk. Saat itu saya gunakan untuk mendaki gunung Guntur di Garut, Jawa Barat.
    Sepatu tersebut sangat ringan dan sesuai dengan kontur kaki saya. Namun yang terjadi selanjutnya adalah saya jatuh berguling karena kerikil gunung Guntur sangat licin dan sepatu saya tidak mampu memijak permukaann bumi dengan baik. Tentu saja, selain sakit dan lecet di sana sini, saya jadi bahan tertawaan teman-teman sependakian.
    Belakangan, saya baru sadar, outsole sepatu saya pun robek dan membuat saya akhirnya membuang sepatu tersebut.
    Sungguh, setelah semua yang saya alami, saya benar-benar merasa pentingnya sepatu gunung saat pendakian.


    sumber : phinemo.com