Begini Cara Merancang Kamar Anak yang Dapat Dipakai Lebih Lama
Bagi anak-anak, kamar tidur merupakan ruangan yang fungsinya lebih dari sekedar tempat beristirahat dan tidur. Kamar tidur bagi mereka merupakan ruangan untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR), mendengarkan musik, bermain games, leyeh-leyeh sambil membaca buku, bermain lego, dan aktivitas lainnya.
Dan
sebagai orangtua, Anda tentu ingin merancang kamar tidur yang dapat
mendukung segala kebutuhan sang buah hati. Selain nyaman, kamar tersebut
pastinya juga harus bersih dan tertata dengan rapi. Namun perkembangan
anak yang cepat pada akhirnya membuat banyak orangtua kesulitan
merenovasi kamar anak yang pas sesuai dengan usianya.
Nah, untuk membuat rancangan penataan kamar tidur anak yang dapat digunakan lebih lama, simak beberapa tips berikut ini.
Berkonsultasi dengan Ahli
Tak
perlu berkonsultasi dengan interior desainer atau psikolog ketika
hendak mendesain kamar tidur anak karena yang paling memahami keinginan
terhadap desain kamar tidur tersebut justru anak Anda sendiri.
Untuk
itu libatkan si kecil dalam proses mendesain kamar tidurnya. Mulai dari
pemilihan warna tematik sampai dengan perabot di dalamnya. Pastikan
mereka sudah dapat memilih warna atau motif yang sesuai dengan selera
mereka sendiri.
Ketika
memilih pernak pernik, sangat penting untuk bertanya apa saja yang
disukai sang anak. Mulai dari karakter animasi favorit, warna favorit,
dan lain sebagainya. Dengan demikian Anda tidak akan kesulitan ketika
hendak berbelanja furnitur, karpet, dan warna cat di toko bangunan.
Akan
tetapi jangan terlalu mendengarkan apa yang mereka mau: Selera
anak-anak sangat mudah berubah seiring dengan bertambahnya usia. Untuk
itu pilih skema warna yang mudah dimodifikasi ketika hobi dan kesenangan
mereka berganti.
Warna cat
dinding yang netral membuat warna magenta terlihat menonjol di ruangan
kamar anak remaja perempuan ini. Dan berikut adalah beberapa warna
paling aman untuk dipulas pada kamar anak:
- Hitam dan putih dengan warna favorit sebagai highlight
- Warna pastel
- Warna netral seperti abu-abu atau putih yang dikombinasi dengan warna aksen seperti hijau dan biru
- Warna terang dalam jumlah yang minimal.
- Panduan mendesain kamar bayi
Untuk
anak bayi dan balita, warna lembut adalah pilihan yang tepat. Si kecil
akan senang dikelilingi dengan skema warna yang sejuk di pandang.
Alasannya, agar mereka bisa mudah tertidur secara nyenyak. Pilih warma
pastel yang dikombinasikan dengan perabot berwarna gelap, misalnya
cokelat.
Beranjak
ke usia di atas lima tahun, warna-warni yang disesuaikan dengan minat
mereka merupakan pilihan yang tepat. Anda bisa memilih warna lembut
untuk anak yang suka membaca buku. Sementara warna biru dan hijau terang
bisa diterapkan pada anak yang aktif dan senang mencoba hal baru.
Motif
garis-garis atau polka dot yang dipulas warna cerah memberi semangat
pada ruang tidur ini. Motif juga menjadi salah satu hal yang penting
untuk mengeksplor kepribadian si anak. Motif seperti garis-garis,
polkadot, zig-zag, dan abstrak, sangat cocok dengan furnitur anak-anak
dan mudah di renovasi ketika mereka beranjak dewasa.
Untuk Anak SD dan Remaja
Usia
7 hingga 11 tahun. Ketika anak-anak duduk di bangku sekolah dasar
sampai dengan menginjak usia remaja adalah masa transisi pencarian jati
diri. Biasanya selera warna palet mereka berubah menjadi satu atau dua
kombinasi warna saja.
Untungnya,
warna cat dinding dengan mudah bisa di ubah, dan ini menjadi tugas
renovasi yang harus di siapkan orangtua. Beberapa kombinasi warna yang
populer dipilih oleh anak remaja umumnya abu-abu, lavender, dan ungu
gelap.
Sementara
itu, untuk mereka yang memiliki kepribadian tenang umumnya menyukai
warna netral seperti putih-abu-abu, atau putih dan biru laut. Biarkan
anak-anak Anda memilih warna favoritnya tanpa harus terpaku pada satu
pilihan warna.
Ruangan ini terlihat keren dengan
pilihan aksen warna pada dinding. Untuk ruang yang lebih kustom, Anda
bisa menambah papan tulis hitam putih pada dinding ruangan. Sehingga
Anak Anda bebas menggambar di dinding kamar tidurnya. (*)
sumber : kliktenggarong.com




0 komentar:
Posting Komentar